Royal Selangor Pewter, Kuala Lumpur
Terakhir diperbarui: Oktober 2026
Royal Selangor adalah perusahaan pewter Kuala Lumpur yang didirikan oleh perajin timah Yong Koon pada 1885 dan kini disebut sebagai produsen pewter terbesar di dunia. Visitor Centre-nya, di kantor pusat dan pabrik perusahaan di 4 Jalan Usahawan 6, Setapak Jaya, adalah salah satu atraksi gratis terbaik di kota ini: pemandu mengajak Anda menelusuri sejarah timah dan pewter, melewati gelas tankard raksasa yang pernah mencetak rekor dunia, lalu menuju galeri pandang di atas lantai pabrik yang sedang beroperasi. Setelah itu Anda bisa mencoba menempa mangkuk pewter sendiri dan melihat-lihat toko Royal Selangor terbesar di Malaysia.
Panduan ini membahas sejarah perusahaan, apa yang Anda lihat selama tur, lokakarya, jam buka (diperiksa Oktober 2026), cara menuju ke sana, dan apa yang bisa dibeli.
| Alamat | Visitor Centre: 4 Jalan Usahawan 6, Setapak |
|---|---|
| Jam Buka | Setiap hari 9 pagi – 5 sore |
| Tutup | Tidak ada hari libur |
| Harga | RM30–500+ |
| Antar saya ke sini | |
| Terverifikasi | Terverifikasi Oktober 2026 |
Sejarah Royal Selangor
Kisahnya bermula dari ledakan timah Kuala Lumpur. Pada 1885 Yong Koon, seorang perajin pewter dari Shantou di Tiongkok selatan, tiba di Kuala Lumpur dan bergabung dengan saudara-saudaranya yang bekerja sebagai perajin timah. Produk pertama mereka adalah benda-benda upacara untuk altar leluhur komunitas Tionghoa, dibuat dari timah lokal. Toko awal mereka berdagang dengan nama Ngeok Foh.
Seiring bertambahnya populasi Eropa kolonial, permintaan pun bergeser. Pada 1930 istri Yong Koon, Loh Pat, membeli sebuah ruko di 219 Pudu Road, dan keluarga itu mendirikan Malayan Pewter Works, yang membuat kotak rokok, asbak, vas, dan teko bergaya Eropa. Selama pendudukan Jepang pada 1942, tiga putra Yong Koon, yaitu Peng Sin, Peng Kai, dan Peng Seong, mendirikan Selangor Pewter, yang bertahan dengan membuat set sake untuk pasukan pendudukan.
Setelah perang, usaha ini tumbuh dengan stabil. Pada 1962 Selangor Pewter pindah ke pabrik modern di Setapak dengan 70 karyawan, dan pada 1979 Sultan Selangor menganugerahinya surat perintah kerajaan sebagai "Royal Pewterer". Pada 1985, tahun seabad perusahaan, mereka membuat apa yang diakui Guinness World Records sebagai gelas tankard pewter terbesar di dunia: setinggi 1.987 meter, seberat 1.557 kg, dan mampu menampung 2.796 liter. Pada 1992 namanya diubah menjadi Royal Selangor, tanpa kata "pewter", karena rangkaian produknya telah meluas ke perak dan perhiasan. Visitor Centre di kantor pusat Setapak dibuka pada 2004.
Perusahaan ini masih dijalankan oleh keturunan keluarga pendirinya. Produknya dijual melalui lebih dari 40 toko miliknya sendiri dan diekspor ke lebih dari 20 negara, serta tersedia di department store seperti Harrods dan John Lewis di London. Produknya meliputi gelas tankard, set teh, bingkai foto, dan hadiah, sering kali dengan motif Malaysia, Tionghoa, dan Islam.
Apa yang Dilihat dalam Tur Royal Selangor Visitor Centre
Tur berpemandu ini gratis, berlangsung sepanjang hari, dan memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam.
- Gelas tankard raksasa: tankard pemecah rekor tahun 1985 berdiri di dekat pintu masuk bersama plakat Guinness World Records-nya, tempat favorit untuk berfoto.
- Museum pewter: pameran tentang pertambangan timah dan Kuala Lumpur masa awal, mata uang timah kuno seperti "pohon uang" dan uang timah berbentuk hewan, barang pewter bersejarah, serta mesin yang dulu digunakan untuk membuatnya.
- Lantai pabrik: dari galeri pandang dan meja demonstrasi, Anda bisa menyaksikan para perajin menuang pewter cair ke dalam cetakan, mengikir dan memoles barang, menyolder pegangan, serta menempa pola dengan tangan.
- Menara Kembar Pewter: model Menara Kembar Petronas yang dibuat dari sekitar 7.000 gelas tankard pewter.
- Ruang pamer ritel: tur berakhir di toko, yang memiliki koleksi Royal Selangor terlengkap di negeri ini, dari hadiah kecil hingga set teh lengkap.
Lokakarya: School of Hard Knocks dan The Foundry
Untuk suvenir hasil karya sendiri, pesan salah satu lokakarya berbayar (datang langsung dimungkinkan jika masih ada tempat, tetapi memesan lebih dulu lebih aman pada akhir pekan dan hari libur):
- School of Hard Knocks: sekitar 30 menit, mulai kira-kira RM80 per orang. Anda menempa cakram pewter datar menjadi mangkuk kecil dengan palu kayu, lalu boleh membawa pulang mangkuk, celemek, dan sertifikatnya. Anak-anak mulai usia sekitar 4 tahun bisa ikut.
- The Foundry Workshop: sekitar satu jam, kira-kira RM180 per orang, untuk usia 15 tahun ke atas. Anda mencetak, memoles, dan menghias sebuah barang pewter untuk dibawa pulang.
Harga lokakarya berubah dari waktu ke waktu; pastikan tarif terbaru saat memesan melalui royalselangor.com atau telepon +60 3 4145 6360.
Jam Buka, Harga, dan Berapa Lama Berkunjung
- Jam buka: setiap hari 9 pagi hingga 5 sore.
- Tiket masuk: gratis, termasuk tur berpemandu dan parkir.
- Harga di toko: hadiah kecil seperti gantungan kunci dan pembatas buku mulai sekitar RM30; gelas tankard dan barang dekoratif yang lebih besar berkisar dari kira-kira RM150 hingga jauh di atas RM500.
- Waktu yang dibutuhkan: sekitar satu jam untuk tur dan museum, 1,5 hingga 2 jam jika ditambah lokakarya dan berbelanja.
Cara Menuju Royal Selangor Visitor Centre
- Grab atau taksi: pilihan termudah. Setapak Jaya berjarak sekitar 20 hingga 30 menit dari pusat kota, tergantung lalu lintas. Minta diantar ke "Royal Selangor Visitor Centre, Jalan Usahawan 6".
- Kereta plus Grab: tidak ada stasiun kereta dalam jarak jalan kaki yang nyaman. Naik LRT jalur Kelana Jaya ke Wangsa Maju atau Sri Rampai, lalu lanjutkan dengan Grab sebentar.
- Mobil: lewati Middle Ring Road 2 (MRR2) dan keluar ke arah Wangsa Maju, dekat Zoo Negara; parkir gratis di lokasi.
- Tur: banyak tur kota dan Batu Caves setengah hari yang mampir di sini, dan beberapa hotel dulu pernah menyediakan antar-jemput; tanyakan ke hotel Anda.
Tips Berkunjung
- Gabungkan kunjungan ini dengan Batu Caves atau Zoo Negara, keduanya berada di sisi timur laut kota yang sama.
- Datanglah pada hari kerja jika bisa: lantai pabrik adalah lini produksi yang sedang beroperasi, jadi biasanya ada lebih banyak yang bisa dilihat dibanding saat hari libur nasional.
- Visitor Centre ini dapat diakses kursi roda dan ber-AC.
- Ada kafe di lokasi untuk menikmati kopi dan makanan ringan setelah tur.
- Pewter itu lunak dan mudah tergores; simpan struk jika Anda ingin mengukirnya nanti, dan tanyakan cara perawatannya (air sabun hangat dan kain lembut).
- Di pusat kota, Royal Selangor juga memiliki toko di Suria KLCC dan Pavilion Kuala Lumpur jika Anda tidak sempat ke Setapak.
Lokasi Royal Selangor Visitor Centre
Foto
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Royal Selangor Visitor Centre gratis?
Ya. Masuk, tur pabrik berpemandu, museum, dan parkir semuanya gratis. Hanya lokakarya praktik, seperti School of Hard Knocks, yang berbayar.
Kapan jam buka Royal Selangor Visitor Centre?
Buka setiap hari pukul 9 pagi hingga 5 sore. Tur berpemandu memakan waktu sekitar 45 menit hingga satu jam.
Berapa biaya lokakarya School of Hard Knocks?
Biayanya kira-kira RM80 per orang untuk sesi 30 menit, dan Anda boleh membawa pulang mangkuk pewter hasil tempaan, celemek, dan sertifikat. Harga sesekali berubah, jadi pastikan saat memesan.
Kapan Royal Selangor didirikan?
Usaha ini berawal pada 1885, ketika perajin pewter Yong Koon tiba di Kuala Lumpur dari Shantou, Tiongkok. Namanya Selangor Pewter sejak 1942 dan berganti menjadi Royal Selangor pada 1992.
Bagaimana cara menuju Royal Selangor di Setapak?
Grab atau taksi adalah yang termudah, sekitar 20 hingga 30 menit dari pusat kota. Tidak ada stasiun dalam jarak jalan kaki yang mudah; naik LRT jalur Kelana Jaya ke Wangsa Maju atau Sri Rampai, lalu lanjutkan dengan Grab.
