Hotel Terbaik di Kuala Lumpur: Dari Budget hingga Mewah
Terakhir diperbarui: Oktober 2026

Panduan ini mencakup 13 hotel di Kuala Lumpur, mulai dari tempat tidur backpacker seharga RM40 di Chinatown hingga suite mewah RM3.000 di samping Menara Kembar Petronas. Setiap properti diperiksa pada Oktober 2026: kami memastikan properti masih beroperasi dengan nama yang tercantum, memperbaiki alamat, dan memperbarui kisaran tarif per malam.
Tarif adalah harga kamar tanpa sarapan per malam yang umum, dalam Ringgit Malaysia (RM), dan berubah-ubah menurut musim, libur sekolah, dan acara besar. Malaysia mengenakan Pajak Pariwisata (Tourism Tax) sebesar RM10 per kamar per malam kepada tamu asing, yang ditagih saat check-in. Di sebagian besar properti, check-in standar pukul 3 sore dan check-out pukul 12 siang, dan setiap hotel yang tercantum memiliki resepsionis 24 jam.
Lompat ke tempat (13)
- Four Seasons Hotel Kuala Lumpur
- Mandarin Oriental KL
- Banyan Tree Kuala Lumpur
- The Majestic Hotel KL
- Traders Hotel by Shangri-La
- ibis Styles Kuala Lumpur Bukit Bintang
- The RuMa Hotel
- Chinatown Hostel by Mingle
- Aloft Kuala Lumpur Sentral
- The St. Regis Kuala Lumpur
- EQ Kuala Lumpur
- Hotel Stripes Kuala Lumpur
- 1000 Miles Hotel
Tempat menginap: hotel di Kuala Lumpur menurut kawasan
KLCC (Four Seasons, Mandarin Oriental, Traders, EQ) menempatkan Anda di sebelah Menara Kembar Petronas dan Taman KLCC. Bukit Bintang (Banyan Tree, The RuMa, ibis Styles) adalah kawasan belanja dan hiburan malam, dengan jalan kuliner Jalan Alor tepat di depan pintu. Chinatown (Chinatown Hostel by Mingle, 1000 Miles) adalah basis hemat, hanya beberapa menit berjalan kaki dari Dataran Merdeka dan Central Market. KL Sentral (Aloft, St. Regis) paling cocok untuk naik kereta bandara KLIA Ekspres. Chow Kit dan Kampung Baru (Hotel Stripes) lebih tenang, dengan masakan Melayu yang enak.
Four Seasons Hotel Kuala Lumpur

Four Seasons Hotel Kuala Lumpur menempati lantai-lantai bawah menara Four Seasons Place di Jalan Ampang, tepat di seberang Menara Kembar Petronas dan Taman KLCC. Banyak kamar menghadap ke menara tersebut. Hotel ini memiliki Bar Trigona, yang masuk peringkat Asia's 50 Best Bars.
Mandarin Oriental KL

Mandarin Oriental KL berada di sebelah Menara Kembar Petronas dengan Taman KLCC di sisi lainnya. Kolam renang infinity-nya menghadap ke taman, dan Kuala Lumpur Convention Centre ada di sebelahnya, sehingga cocok untuk keluarga maupun pelancong bisnis.
Banyan Tree Kuala Lumpur

Banyan Tree Kuala Lumpur menempati lantai-lantai atas sebuah menara di Jalan Conlay, beberapa menit berjalan kaki dari Pavilion dan kawasan Bukit Bintang. Bar atapnya di Level 59, Vertigo, menghadap ke Menara Kembar Petronas sekaligus Menara KL. Hotel ini terkenal dengan spanya.
The Majestic Hotel KL

The Majestic Hotel KL, kini bagian dari Autograph Collection milik Marriott, memadukan sayap kolonial tahun 1932 yang telah direstorasi dengan menara yang lebih baru. Hotel ini menghadap stasiun kereta lama KL, beberapa menit berjalan kaki dari Masjid Negara dan Dataran Merdeka, dan afternoon tea di Tea Lounge dan Orchid Conservatory-nya juga populer di kalangan non-tamu.
Traders Hotel by Shangri-La

Traders Hotel by Shangri-La terhubung dengan Kuala Lumpur Convention Centre dan menghadap langsung ke Taman KLCC dan Menara Kembar Petronas. Harganya lebih terjangkau dibanding hotel bintang lima di sekitar taman, dan SkyBar di Level 33, yang direnovasi pada 2026, adalah salah satu spot pemandangan menara paling terkenal di kota ini.
ibis Styles Kuala Lumpur Bukit Bintang

Hotel dengan 168 kamar di Jalan Alor ini dibuka kembali pada Januari 2025 sebagai ibis Styles Kuala Lumpur Bukit Bintang setelah sebelumnya beroperasi sebagai Travelodge Bukit Bintang. Lokasinya tepat di jalan kuliner itu sendiri, dua menit dari stasiun monorel dan MRT Bukit Bintang. Kamar yang menghadap Jalan Alor bising hingga larut malam, jadi mintalah lantai yang lebih tinggi.
The RuMa Hotel

The RuMa Hotel and Residences memiliki 253 kamar dan suite bernuansa kayu dan rotan, satu menit berjalan kaki dari Kuala Lumpur Convention Centre dan sekitar sepuluh menit berjalan kaki dari Menara Kembar Petronas. Restoran ATAS-nya menyajikan hidangan Malaysia, dan tersedia kolam renang outdoor serta gym 24 jam.
Chinatown Hostel by Mingle

Chinatown Hostel by Mingle (sebelumnya Mingle Hostel KL) adalah hostel sosial di Jalan Sultan dengan bar di atap dan kafe di lantai bawah. Hostel ini mengadakan aktivitas harian dan bersifat nontunai (hanya kartu). Handuk dan gembok loker tidak disediakan. Kamar yang menghadap jalan bisa bising pada malam hari.
Aloft Kuala Lumpur Sentral

Aloft Kuala Lumpur Sentral memiliki 482 kamar dan kolam renang infinity di atap, serta jembatan penghubung beratap ke mal NU Sentral dan stasiun KL Sentral. Hal ini menjadikannya pilihan kelas menengah paling praktis untuk naik kereta KLIA Ekspres pagi-pagi ke bandara.
The St. Regis Kuala Lumpur
The St. Regis Kuala Lumpur memiliki 208 kamar luas dengan layanan butler, di sebelah KL Sentral dan Taman Tasik Perdana (Lake Gardens). Hotel ini tercantum dalam pilihan hotel Michelin Guide. Telepon +603 2727 1111.
EQ Kuala Lumpur
EQ Kuala Lumpur menempati lantai-lantai atas Equatorial Plaza di Jalan Sultan Ismail, di antara KLCC dan Bukit Bintang. Kamar menghadap ke Menara Kembar Petronas atau Menara KL. Kamar Deluxe mulai sekitar RM430 belum termasuk pajak pada 2026, dan bar di atap serta kolam renang infinity menjadi daya tarik utamanya.
Hotel Stripes Kuala Lumpur
Hotel Stripes Kuala Lumpur, bagian dari Autograph Collection milik Marriott, memiliki 183 kamar di sebuah jalan tenang di dekat Jalan Tuanku Abdul Rahman. Hotel ini punya kolam renang di atap dengan pemandangan Menara Kembar Petronas dan Menara KL. Stasiun monorel Medan Tuanku serta kawasan kuliner Chow Kit dan Kampung Baru dapat dicapai dengan berjalan kaki.
1000 Miles Hotel
1000 Miles adalah hotel budget di sebuah ruko yang dialihfungsikan di Jalan Tun H.S. Lee, dengan kamar privat yang ringkas, kamar dormitori di lantai teratas, dan lounge di atap yang menghadap ke Menara KL. Roti panggang dan sereal sudah termasuk untuk sarapan. Stasiun LRT Masjid Jamek berjarak sekitar 300 m, dan Central Market serta Petaling Street dapat dicapai dengan berjalan kaki sebentar.
Tips for booking hotels di Kuala Lumpur
- Pesan kamar di Bukit Bintang dan KLCC jauh-jauh hari untuk acara besar ala akhir pekan Formula 1, konser di Bukit Jalil, dan libur akhir tahun, saat tarif bisa naik dua kali lipat.
- Di Bukit Bintang dan Chinatown, mintalah lantai tinggi yang jauh dari jalan: Jalan Alor dan Petaling Street ramai hingga larut malam.
- Sebagian besar hotel meminta deposit yang dapat dikembalikan (sering RM100–200 per malam) dengan kartu saat check-in.
- Grab lebih murah daripada taksi hotel; LRT, MRT, dan monorel menjangkau KLCC, Bukit Bintang, Chinatown, dan KL Sentral.
FAQ hotel di KL
Kawasan mana yang terbaik untuk menginap di Kuala Lumpur bagi pengunjung pertama kali?
Bukit Bintang atau KLCC. Keduanya berada di jaringan monorel/MRT/LRT, dalam jarak berjalan kaki dari Menara Kembar Petronas, Pavilion, dan Jalan Alor, serta punya hotel untuk setiap anggaran, dari ibis Styles (sekitar RM180) hingga Four Seasons (RM800+).
Di mana tempat menginap layak yang paling murah di KL?
Chinatown Hostel by Mingle di Jalan Sultan punya tempat tidur dormitori mulai sekitar RM35–40 per malam, dan 1000 Miles punya kamar privat kecil mulai sekitar RM80.
Hotel KL mana yang paling dekat dengan kereta bandara?
Aloft Kuala Lumpur Sentral dan The St. Regis Kuala Lumpur sama-sama terhubung dengan KL Sentral, tempat KLIA Ekspres mencapai KLIA dalam sekitar 28 menit.
Apakah hotel di KL mengenakan pajak pariwisata?
Ya. Tamu asing membayar Pajak Pariwisata sebesar RM10 per kamar per malam, biasanya ditagih saat check-in di luar tarif kamar.
