Rooftop Bar Terbaik di Penang: Sphere vs The Pokok vs Gravity
Jawaban singkat: Gravity di lantai 24 G Hotel Kelawai adalah rooftop bar terbaik di Penang untuk pemandangan dari ketinggian ke Gurney Drive dan selat, dengan koktail mulai RM26. Sphere Rooftop Bar di Chulia Street adalah pilihan untuk koktail kreatif bertema luar angkasa di zona warisan. The Pokok adalah pilihan murah di udara terbuka di bawah pohon besar di Chulia Street, dengan bir draft mulai RM10 dan buka hingga 2 dini hari.
Memilih rooftop bar terbaik di Penang bergantung pada apa yang Anda inginkan dari malam itu: pemandangan dari ketinggian, daftar koktail kreatif, atau malam santai yang murah dan ramai. Cakrawala George Town yang rendah membuat ketinggian sedang pun sudah memberi pemandangan bagus ke atap-atap bangunan warisan, sementara hotel-hotel di Gurney Drive menawarkan ketinggian sesungguhnya. Tiga bar yang dibahas di sini mewakili rentang tersebut: lounge di atap hotel, rooftop bertema di jalan warisan, dan bar terbuka yang lebih mirip beer garden ketimbang sky bar.
Three Sixty Revolving Restaurant and Sky Bar di Bayview Hotel, yang dulu masuk dalam perbandingan ini, tutup permanen pada April 2026 bersama hotelnya. Di bawah ini kami membandingkan Sphere, The Pokok, dan Gravity dari segi pemandangan, minuman, harga, jam buka, dan suasana, menggunakan detail yang diverifikasi pada Oktober 2026.
Rooftop Bar Terbaik di Penang: Perbandingan Berdampingan
| Kriteria | Sphere | The Pokok | Gravity |
|---|---|---|---|
| Pengalaman | Bar koktail rooftop bertema luar angkasa | Bar terbuka yang dibangun mengelilingi pohon besar | Bar di atap hotel di lantai 24 |
| Pemandangan | Pemandangan rendah ke kawasan Chulia Street | Suasana setinggi jalan; tanpa pemandangan dari ketinggian | Garis pantai Gurney Drive dan daratan utama di seberang selat |
| Harga (koktail) | RM42–48 | RM20–35 (bir draft Tiger mulai RM10) | RM26–42 |
| Jam Buka | Setiap hari 6 sore – 2 dini hari | Setiap hari 5 sore – 2 dini hari | Min–Kam 5 sore – 12 malam; Jum–Sab & malam sebelum libur nasional 5 sore – 1 dini hari |
| Aturan Berpakaian | Santai | Kasual; sandal diperbolehkan | Smart casual |
| Lokasi | 403 Chulia Street (Chulia Mansion), George Town | Lot 227, Chulia Street, George Town | Lantai 24, G Hotel Kelawai, 2 Persiaran Maktab |
| Paling Cocok Untuk | Koktail kreatif, kencan malam di zona warisan | Minuman murah, hingga larut malam, suasana ramai | Pemandangan matahari terbenam, minuman berkelas sebelum makan malam di Gurney Drive |
Sphere Rooftop Bar (Chulia Street)
Sphere Rooftop Bar berada di atas Chulia Mansion dan sepenuhnya mengusung tema luar angkasa dan kosmik: pencahayaan biru, dekorasi berbentuk planet, dan koktail yang disajikan dalam gelas berbentuk bola dunia. Konsepnya terdengar seperti gimik, tetapi minumannya diracik dengan baik. Sphere's Oddity (RM48) memadukan wiski dan anggur plum dengan wasabi dan yuzu, Wild Eclipse (RM45) memakai vodka yang diinfus jamur liar dan thyme, dan Beyond Earth's Atmosphere (RM42) memadukan bourbon beraroma truffle dengan sentuhan karamel dan cokelat.
Terasnya memberi pemandangan rendah ke kawasan Chulia Street, bukan panorama dari gedung tinggi, sehingga suasananya tetap intim. Bar ini buka setiap hari pukul 6 sore hingga 2 dini hari, dan bartender akan menyesuaikan koktail dengan selera Anda. Tempat duduk terbatas, jadi datanglah sebelum pukul 8 malam di akhir pekan. Pembayaran kartu diterima. Karena berada di Chulia Street, mudah dipadukan dengan The Pokok dan bar-bar lain di zona warisan dengan berjalan kaki.
The Pokok (Chulia Street)
The Pokok bukanlah rooftop bar dalam arti gedung tinggi. Ini adalah bar terbuka di Chulia Street, di tengah kawasan backpacker dan hiburan malam George Town, yang dibangun mengelilingi sebatang pohon tua besar (pokok berarti "pohon" dalam bahasa Melayu). Teras yang ditinggikan dan meja di permukaan tanah tersebar di halaman, diterangi lampion warna-warni yang tergantung di dahan.
Bir draft adalah daya tarik utamanya: segelas Tiger mulai RM10, Heineken dan Guinness RM13, serta tersedia paket ember. Koktail seharga RM20 hingga RM35 dan sederhana, bukan racikan kreatif. Bar ini buka setiap hari pukul 5 sore hingga 2 dini hari, selarut Sphere, dan penuh setelah pukul 10 malam di akhir pekan oleh backpacker, warga lokal, dan wisatawan. Tanpa reservasi dan tanpa biaya masuk; tunai dan kartu diterima. Aturan berpakaiannya sekasual mungkin ala Penang.
Gravity (G Hotel Kelawai)
Gravity adalah rooftop bar di G Hotel Kelawai di kawasan Gurney Drive, 24 lantai di atas jalan dan sekitar 15 menit naik Grab dari pusat kawasan warisan. Pemandangannya menghadap garis pantai dan promenade Gurney Drive, dan pada malam cerah Anda bisa melihat daratan utama di seberang selat. Inilah yang tertinggi dari ketiganya dan pilihan terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam.
Koktail andalan seperti Gravity Sunset (RM26) dan Pomegranate Mojito (RM38) diracik dengan baik tanpa terlalu rumit, dan bar ini juga punya daftar anggur dan minuman keras yang memadai. Tersedia tempat duduk untuk sekitar 70 orang, dan bar terbuka untuk umum: beri tahu staf lobi bahwa Anda menuju Gravity lalu naik lift ke lantai 24. Tanpa biaya masuk atau belanja minimum. Pakaian smart casual diharapkan, dan jaket tipis berguna saat angin bertiup kencang setelah pukul 9 malam.
Pilihan Kami Sesuai Situasi
- Matahari terbenam dari ketinggian: Gravity. Lantai 24 di G Hotel Kelawai memberi pemandangan terluas dari ketiganya, dan buka pukul 5 sore, sehingga Anda bisa bersantai sebelum matahari terbenam.
- Koktail kreatif di George Town: Sphere. Minuman andalan bertema luar angkasanya adalah yang paling inovatif di sini, dan hanya sebentar berjalan kaki dari bar-bar lain di Chulia Street.
- Waktu terbatas: The Pokok. Langsung masuk dari Chulia Street, tanpa reservasi, dan padukan dengan makan malam di kedai hawker terdekat.
- Larut malam dengan anggaran hemat: The Pokok. Bir draft mulai RM10 dan buka hingga 2 dini hari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Rooftop bar mana di Penang yang punya pemandangan terbaik?
Gravity di lantai 24 G Hotel Kelawai memiliki pemandangan terbaik dari ketiganya, menghadap Gurney Drive, garis pantai, dan daratan utama di seberang selat. Sphere Rooftop Bar di Chulia Street memiliki pemandangan lebih rendah dan intim ke atap-atap bangunan warisan George Town. The Pokok berada setinggi jalan. Three Sixty di Bayview Hotel, yang dulu terkenal dengan pemandangan berputarnya, tutup permanen pada April 2026.
Apakah ada aturan berpakaian di rooftop bar Penang?
Gravity, sebagai rooftop bar hotel, mengharapkan smart casual: hindari sandal jepit, atasan tanpa lengan untuk pria, dan pakaian pantai. Sphere santai, dan The Pokok menerima celana pendek dan sandal. Jika ragu, sepatu tertutup dan kemeja berkerah akan membuat Anda bisa masuk ke rooftop bar mana pun di Penang.
Apakah saya perlu reservasi untuk rooftop bar di Penang?
The Pokok tidak menerima reservasi dan melayani tamu yang datang langsung. Sphere memiliki tempat duduk terbatas, jadi datanglah sebelum pukul 8 malam di akhir pekan. Gravity terbuka untuk tamu non-hotel tanpa biaya masuk atau belanja minimum, tetapi ramai pada Jumat dan Sabtu malam, jadi datanglah lebih awal untuk mendapat kursi saat matahari terbenam.
Pukul berapa matahari terbenam di rooftop bar Penang?
Matahari terbenam di Penang antara pukul 7:00 dan 7:30 malam sepanjang tahun karena dekat dengan khatulistiwa. Gravity dan The Pokok buka pukul 5 sore, tetapi Gravity adalah yang terbaik dari ketiganya untuk pemandangan matahari terbenam; datanglah setidaknya 30 menit sebelumnya untuk bersantai dengan minuman. Sphere buka pukul 6 sore.
